Jawaban langsung

Beberapa brand menggunakan platform mereka untuk menyuarakan isu sosial seperti kesetaraan gender dan pemberdayaan komunitas.

Langkah ini menuai respons beragam: ada yang mengapresiasi pesan kemanusiaannya, ada pula yang skeptis terhadap ketulusannya.

Konteks iklan progresif

Gerakan sosial seperti #MeToo mendorong banyak media, termasuk pemasaran, untuk ikut menyuarakan dukungan terhadap korban dan kesetaraan.

Contohnya, sebuah brand alat cukur membuat iklan yang mengajak pria untuk menjadi versi terbaik diri mereka, bukan sekadar mengikuti norma yang kaku.

Respons publik

Iklan semacam itu menuai apresiasi sekaligus kritik. Sebagian menganggapnya menggurui, sebagian lain memuji pesan kemanusiaannya.

Hal ini menunjukkan bahwa isu sosial dalam iklan menyentuh nilai-nilai yang dipegang kuat oleh audiens, sehingga reaksinya pun kuat.

Apakah kita siap?

Brand yang mengangkat isu sosial perlu memastikan pesannya autentik dan didukung tindakan nyata, bukan sekadar mengejar tren.

Kesiapan bergantung pada kemampuan memahami kondisi audiens dan mengambil langkah strategis yang menjembatani perbedaan pandangan.

Cara 9 bekerja

9 membantu brand merumuskan pesan pemasaran yang autentik dan selaras dengan nilai yang dipegang bisnis Anda.

Kami fokus pada komunikasi yang jujur dan relevan dengan audiens, bukan sekadar mengikuti isu yang sedang ramai.

Diskusikan konteks bisnis Anda di halaman kontak atau WhatsApp. Kami tidak menjanjikan peringkat, volume prospek, atau hasil dalam waktu tetap.